Home / digital marketing / Mengetahui Apa yang Dimaksud Marketing Funnel dalam Digital Marketing
Mengetahui Apa yang Dimaksud Marketing Funnel dalam Digital Marketing
Mengetahui Apa yang Dimaksud Marketing Funnel dalam Digital Marketing

Mengetahui Apa yang Dimaksud Marketing Funnel dalam Digital Marketing

Apa yang dimaksud marketing funnel dalam digital marketing, menjadi pertanyaan yang sering muncul saat seseorang tengah membahas digital marketing. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini, era perubahan dalam dunia bisnis memang benar-benar sudah terjadi. Digital marketing adalah bukti terbesar dari segi bisnis. Alhasil, semua pihak yang mempunyai bisnis harus menguasainya.

Terkait dengan Marketing funnel ini, memang sudah seharusnya setiap pengusaha punya pengetahuan terhadapnya. Hal ini dilakukan supaya mudah dalam melakukan strategi yang mendukung kelancaran bisnis. Funnel marketing adalah pembahasan yang cukup strategis dalam dunia usaha. Tidak sedikit pula yang memandangnya dari sudut pandang masing-masing yang jelas berbeda.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, secara sederhana funnel dapat diartikan sebagai saluran dengan bagian atas yang lebih lebar dibanding dengan bagian bawahnya. Dalam pengertian bisnis sebenarnya juga tidak terlalu berbeda. Marketing funnel dalam sebuah bisnis erat kaitannya dengan proses yang dijalani sebelum barang terjual.

Mengenal Funnel Marketing Lebih Lengkap

Pengertian Funnel Marketing

Untuk menjawab pertanyaan apa yang dimaksud marketing funnel dalam digital marketing, maka harus ditelusuri secara pasti apa makna dari funnel itu sendiri. Adapun konsep yang turut serta dikenal dengan istilah marketing funnel ini memang termasuk dalam salah satu strategi pemasaran, terutama untuk pemasaran secara online. Adanya marketing funnel, diharapkan dapat membantu sebuah usaha.

Hal yang diharapkan ialah status yang dapat meningkat dari casual visitor menjadi pelanggan. Apabila belum memahami konsep ini, maka perlu sekali untuk mencari tau lebih banyak mengenai funnel marketing. Selain penting, ini juga akan sangat bermanfaat bagi masa depan usaha dalam konsep digital marketing.

Mengenai Marketing Funnel

Dalam konteks penjualan online, memang tidak semua tindakan pembeli harus terkait dengan yang namanya pembelian. Memang ada kalanya, pembeli hanyalah orang yang akan mendaftar pada website maupun hanya sebatas berkunjung. Untuk itu, salah satu strategi tersebut adalah marketing funnel. Dalam konsep ini akan dijelaskan beberapa tahapan yang akan dilalui pembeli sebelum membeli.

Beberapa Tahapan dalam Marketing Funnel dan Perlunya Sales Funnel

Tahap pertama

Adapun tahap yang pertama ini adalah seseorang akan melakukan kunjungan terhadap usaha, tentu saja di saat ini, statusnya sudah meningkat dari audiens menjadi seorang visitor. Tentu saja ia harus diarahkan untuk mengetahui keberadaan usaha melalui social media marketing, email marketing dan search engine marketing.

Tetap harus menjadi perhatian bersama, bahwa hal yang menjadi kunci dari tahap pertama ini ialah edukasi produk. Harus benar-benar diketahui bagaimana mengenalkan produk untuk  calon pembeli dengan cara yang paling menarik. Selain itu, perlu diingat juga, ada baiknya menghindari untuk menyebutkan produk secara gamblang atau biasa disebut dengan hard-selling.

Tahap kedua

Berikutnya, masuk ke dalam tahap yang ke dua. Tahap ini masih tidak lepas dari pertanyaan apa yang dimaksud marketing funnel dalam digital marketing. Ketika seseorang sudah berubah statusnya dari seorang visitors, maka selanjutnya harus diarahkan ia untuk memiliki ketertarikan terhadap produk yang dimiliki. Membuat produk yang dimiliki lebih menonjol dari yang lain adalah tujuannya.

Memang bukan hal yang mudah untuk menumbuhkan rasa ketertarikan calon pembeli, tetapi ini adalah sesuatu hal yang benar-benar harus diusahakan semaksimal mungkin. Interest para visitors harus ditingkatkan. Bukan hal yang tidak mungkin, orang-orang yang tadinya berstatus visitors kembali berubah haluan dan tidak lagi mempunyai ketertarikan mengunjungi situs web yang dimiliki.

Strategi atau cara yang bisa dibuat adalah dengan membuat tampilan website menjadi lebih user-friendly. Bukan hanya itu, content marketing yang sifatnya menarik visitor untuk melakukan engagement adalah hal yang harus dilakukan benar-benar. Pengguna website yang menjalankan usahanya juga bisa menarik perhatian calon pelanggan dengan cara membuat konten yang relevan.

Tentu saja bukan hanya relevan melainkan  juga bermanfaat bagi pengunjung atau calon pembeli.  Jika ditelisik lebih jauh, maka konten yang diminati pelanggan itu ialah konten yang berupa info grafik ataupun tutorial.

baca juga :

Cara Membuat Website Sederhana yang Bisa Diikuti Pemula, Yuk Disimak!

Tahap ketiga

Adapun tahap ini, secara garis besar memang berisikan cara-cara untuk follow up. Jika pada tahap kedua pelanggan mungkin sudah menunjukkan adanya ketertarikan terhadap produk yang lantas membuat keinginan membeli menjadi meningkat, Padahal, apabila dilihat lebih lanjut pada tahapan ini justru kompetitor lebih mudah untuk mengambil pelanggan baru tersebut.

Kemudian karena itulah banyak yang bertanya follow up seperti apa yang harus dilakukan. Jawabannya adalah bisa dilakukan melalui follow up newsletter yang menawarkan penawaran menarik atau diskon lainnya. Misalnya saja testimoni dari pelanggan-pelanggan sebelumnya. Ini merupakan contoh yang baik, sebab pengalaman langsung memakai produk adalah bukti nyata kualitas produk.

Jika dilihat dengan seksama, fungsi dari testimoni ini, memang bukan hanya menambah ketertarikan terhadap sebuah produk, melainkan juga bisa membantu para pelanggan yang baru untuk mengambil sebuah keputusan.

Tahap keempat

Ketika membahas apa yang dimaksud marketing funnel dalam digital marketing, maka istilah relations memang tidak boleh dihilangkan. Perlu adanya hubungan baik dengan pelanggan agar terciptanya sense of belonging, terhadap sebuah jasa maupun produk. Adanya program refferal dan juga loyalty tentu akan sangat cocok jika digunakan dalam tahap ini.

Program-program ini secara tidak langsung akan membuat pelanggan menjadi lebih terikat dan tentu saja bisa menjadi marketer bagi sebuah perusahaan. Dalam tahapan ini, juga harus dilakukan evaluasi terhadap produk yang bersangkutan . Ajaklah pelanggan untuk memberi masukan terhadap produk. Hal ini tidak hanya membantu usaha agar berkembang, tetapi juga bisa meningkatkan sense of belonging karena pelanggan tentu akan merasa punya andil untuk mengembangkan produk.

Pentingnya Sales Funnel yang Solid

Dengan adanya sales funnel yang solid, tentu saja akan sangat berpotensi dalam meningkatkan jumlah pelanggan. Bukan hanya itu, melainkan juga adanya ruang agar pelanggan tetap setia dalam produk yang sama. Dengan demikian,  profit yang akan didapatkan akan lebih banyak.

Jadi memang, sudah dapat disimpulkan dan diberi gambaran bahwa jawaban dari pertanyaan apa yang dimaksud marketing funnel dalam digital marketing ialah usaha atau sebuah konsep dan strategi untuk membuat lebih banyak calon konsumen tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan.

oleh karena itu digital Insurance Marketer, ingin Mengajarkan hal ini di dalam materi yang sudah tersusun di LEADS GENERATION MASTERY

About Haymaker

Check Also

Strategi Menggunakan Google Ads / Adwords Agar Efektif dan Maksimal

Strategi Menggunakan Google Ads / Adwords Agar Efektif dan Maksimal Hampir semua bidang bisnis membutuhkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.